ArRazi menulis lebih dari 200 buku terkait medis, farmasi, filosofi, musik dan ilmu lainnya.. Dn Beliau diakui orang pertama yang melakukan percobaan sains khususnya di bidang medis dan kimia, sebagai wadah baginya untuk menuangkan ketertarikannya dalam methodology percobaan dalam sains alami yang berbeda.
Awalnya ArRazi menjadi dokter kerajaan semasa Pangeran abu Soleh Al manshur penguasa Khorosan, salah satu wilayah diiran. Dia kemudian pindah ke bagdad ketika usianya 40 tahun. Dan dia memimpin banyak rumah sakit disana.
Beliau juga menerbitkan sejumlah buku yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Latin, prancis, Italia, Hebrew dan yunani. Salah satu bukunya yang paling terkenal adalah Al Mnsuri yng dipersembahkannya untuk pangeran Al Mansur buku itu berisi 10 risalah dn semua aspek kesehatan serta penyakit. Dalam Buku itu ida menggambarkan pengobatan sebagai seni dalam menjga kesehatan tubuh, seni memerangi penyakit
- Tidak berlebih-lebihan dalam beraktifitas dn beristirahat
- Tidak berlebih-lebihan dalam makan dan minum
- Menghindari sikap hidup berlebihan
- Tempat tinggal yang baik dan teratur.
- Hindri perbuatan Keji.
- Menjaga keseimbangan Ambisi dan upaya mencapainya
- Pertahankan kebiasaan baik termasuk berolah raga.
Buku karngan nya ynag berjudul Al Murshid menjelaskan tentang jenis penyakit demam yng berbeda termasuk demam yang terus menerus , demam yang berulang dan juga demam tinggi. Menyebukan dalam uraiannya bahwa demam biasa jadi memang gejala penyakit atau memang demam saja.
Buku selanjutnya adalah yang berjudul Al Hawi artinya teks yang lengkap, buku tersebut terdiri dari 22 volume buku tersebut menjadi buku teks utama di sekolah medis di Paris. Khususnya volume 9 tentang farmakologi.
Beliau menguraikan dalam bukunya tentang campak dan cacar air yang judulnya diubah ke bahasa Latin menjadi de paste or de pestilential pada tahun 1965 dan risalah itu tersimpan di universitas Leiden di belanda dengan nomor 761. risalah tersebut merupakan karya besar dalam kedokteran. Risalah tersebut menguraikan perbedaan klinis antara kedua penyakit tersebut.
Sebagian besar karya ArRazi di terjemahkan kedalam bahas Latin dan dicetak berulang kali, terutama di Venice pad tahun 1509, di Paris pada tahun 1528 dan pada tahun 1548. sejumlah ilmu yang diajarkan disekolah-sekolah kedokteran dan perguruan tinggi di Eropah selalu berpandu pada karyanya dan karya Ibnu Sina. Karya-karyanya bahkan masih dicetak ulang pada abad 18.
Instumen dn Zat Kimia
Arrozi mengembangkan beberpa instrument kimia yang masih digunakan hingga kini. Dan juga sebagai penyempurna methode penyulingan dn ekstraksi , yang menghantarkannya pada penemuan asam belerng, dengan cara melakukan penyulingan kering asam belerang dan alcohol. Temuannya ini membuka jalan bagi pakar kimia Persia lainnya untuk menemukan berbagai macam asam mineral. Sebagai Pelopor dibidang Kimia, ia merupakan orang pertama yang m,elakukan penyulingan minyak dan menghasilkan minyak Tanah ( yang digunakan untuk minyak lampu dan bahan bakar pesawat). Prestasi dan maha karya yang amat penting dalam sejarah Kimia , Karena buku-bukunya menjabarkan untuk pertama kali sistim klasifikasi yang dilakukan lewat observasi yang diteliti dan pengamatan kenyataan terkait zt-zat kimia, reaksinya dan peralatannya, semuanya digambarkan dengan bahasa yang hampir seluruhnya bebas dari mistis dan keragu-raguan. Klasifikasi zat yang digunakan ArRazi dalam kimia menunjukan hasil penelitian yang diuraikan dlam karya Al Asrar ( The Secret)
Buku ini ditulis menanggapi permintaan seorang sahabat Razi. Abu Mohammmed bin Yunis of Bukhr, seorang ahli matemtik, filsuf dn ilmuan ternam Muslim. Dalam bukunya itu Ar Rzi membagi menjadi tiga yakni;
- Pengethuan dan indentifikasi komponen tanaman, binatang dan asal mineral serta penjelasan jenis terbaik dari setiap pemanfaatannya dalam pengobatan
- Pengetahuan soal peralatan yang digunakan ahli kimia atau apoteker, bagaimana cara penggunaannya dn untuk penyakit apa.
- Pengetahuan soal tujuh prosedur dn teknik kimia sublimasi dan kondensasi merkuri, pengendapan belerang dan proses peleburan dan proses peleburan mineral (emas, perk, tembaga, timah dan besi).
Al ArRazi terkenal juga menguasai metode dn prosedur pewarnaan benda terbuat dari perak sehingga terlihat seperti emas dan teknik sebaliknya menghapus warna tersebut sehingga perak kembali kerena asal.
Proses penyepuhan metal lainnya (tawas, garam, kalsium, besi dan tembaga) juga dijabarkan Al Rzi beberapa risalah. Beliau menerangkan bagaimana warna sepuhan tersebut bias bertahan selama bertahun-tahun tanpa pudar atau berubah.
Dibalik prosedur ini tidak seorang pun menemukan motif yang ditujukan untuk menipu. Selain murni sebagai hasil teknis.teknik kimia yang dilakukan ArRazi dalam menyepuh ini malah membuat banyak penulis biografi muslim menyakini ArRazi awalnya adalah seorang ahli Permata yang kemudian beralih meneliti Kimia.
Abu Bakar Muhammad ibn Zakaria Ibn Yahya Al-Razi Lahir di Rayy, suatu kota di Teheran, pada tanggal satu Sya’ban 251 H/856 M. Pada masa mudanya, ia menjadi tukang intan, penukar uang, atau lebih mungkin sebagai pemain kecapi. Awalnya ia meninngalkan musik untuk belajar alkimia kemudian ketika berumur tiga puluh atau empat puluh ia meninggalkan alkimia, karena matanya terserang penyakit akibat ekperimen yang dilakukannya. Itulah yang menyebabkan ia mencari dokter dan obat-obatan bahkan ia mempelajari ilmu kedokteran. Ia belajar ilmu kedokteran dari ‘Ali ibn Rabban Al-Thabari, beliau adalah seorang dokter sekaligus filosof.
Al-Razi Pernah menjabat sebagai direktur rumah sakit di kota kelahirannya (Rayy). Kemudian juga direktur rumah sakit di Bagdad. Ia terkenal di barat dengan nama Rhazes dan buku-bukunya tentang kedokteran. Karangannya yang terkenal ialah “ Tentang Cacar dan Campak” yang di terjemahkan dalam berbagai bahasa di Eropa.[1]
Sepulangnya dari Bagdad, ia kembali ke Rayy dan disana ia mempunyai banyak murid. Sebagai mana yang di tuturkan al- Nadim dalam Fihrist, bahwa al-Razi kemudian menjadi syekh “dengan kepala besar menyerupai karung” yang di kelilingi oleh banyak murid.[2]
Al- Razi adalah orang yang murah hati, sayang pada pasien-pasiennya, dermawan kepada orang-orang miskin, karena itu ia memberikan pengobatan sepenuhnya tanpa meminta bayaran sedikitpun. Jika tidak bersama murid dan pasiennya, ia selalu menghabiskan waktunya untuk menulis dan belajar.[3] Mungkin ini yang menyebabkan penlihatannya berangsur-angsur melemah dan akhirnya ia menjadi buta. Ada yang mengatakan sebab kebutaanya karena banyak makan buncis (Baqilah)[4].Penyakitnya bermula dari rabun dan akhirnya menjadi buta sama sekali. Ia pun menolak untuk di obati. Dan mengatakan bahwa pengobatan itu akan sia-sia belaka, karena sebentar lagi ia akan meninggal dunia. Beberapa hari kemudian ia meninggal dunia pada tanggal 5 Sya’ban 313 H/ 27 Oktober 925 M.[5]
B. Filsafatnya Tentang Lima Kekal
Al-Razi adalah seorang rasionalis murni. Ia mempercayai hanya akal, di bidang kedokteran, studi klinis yang dilakukannya telah menghasilkan metode yang kuat tentang penemuan yang berpijak pada observasi dan eksperimen. Hal ini juga terbukti dari karangannya yang di terjemahkan oleh E.G. Browne dalam Arabian Medicine, ia menerjemahkan satu halaman yang mungkin di ambil dari hawi. Bunyi terjemahan tersebut ialah:
“Tuhan, segala puji bagi-Nya, yang telah memberi kita akal agar dengannya kita dapat memperoleh sebanyak-banyak manfaat; inilah karunia terbaik Tuhan kepada kita. Dengan akal kita dapat mengetahui yang gelap, yang jauh,dan yang tersembunyi dari kita…..dengan akal pula, kita dapat memperoleh pengetahuan tentang Tuhan, suatu pengetahguan tertinggi yang dapat kita peroleh…..Jika akal sedemikian mulia dan penting, maka kita tidak boleh melecehkannya; kita tidak boleh menentukannya, sebab Ia adalah penentu, atau mengendalikannya, sebab Ia adalah Pengendali, atau memerintahnya, sebab Ia adalah pemerintah; tapi kita harus merujuk kepadanya dalam segala hal dan menentukan segala masalah dengannya; kita harus sesuai dengan perintahnya”.[6]
a. Filsafat Lima Kekekalan
Filsafatnya yang terkenal denagan doktrin lima yang kekal; Tuhan, Jiwa Universal, Materi Pertama, Ruang Absolut, dan Zaman Absolut, dalam bahasa Arab :َالبَارِى تَعَالَى وَالنَّفْسُ الْكُلِّيَةِ وَالْهَيُوْ لاَ الاُوْلَى وَالْمَكَانُ الْمُطْلَقْ وَالزَّمَانُ المُطْلَقُ
Mengenai yang terakhir ia membuat perbedaan antara zaman mutlak dan zaman terbatas yaitu diantaranya (al-dahr, duration) dan (al-waqt, time). Yang pertama kekal dalam arti tidak bermula dan tak berakhir, dan yang kedua disifati oleh angka. Dia juga mengatakan dalam kemaujudan lima hal berikut adalah perlu: kesadaran bahwa materi terbentuk oleh susunan; ia berkaitan dengan ruang, karena itu harus ada ruang (tempat); pergantian bentuknya merupakan kekhasan waktu, karena ada yang dahulu dan ada yang berikut, dan karena waktu, maka ada kekunoan dan kebaruan, adanya kelebihtuaan dan kelebihmudaan; karenanya waktu itu perlu. Dalam kemaujudan, terdapat kehidupan, karena itu musti ada ruh? Dan dalam hal ini; mesti ada yang dimengerti dan hukum yang mengaturnya harus sepenuhnya sempurna; karena itu, dalam kenyataan ini, harus ada pencipta, yang bijaksana, mahatau, melakukan segala sesuatu sesempuna mungkin, dan memeberikan akal sebagai bekal mencari keselamatan.[7]
Dua dari yang lima kekal itu hidup dan aktif, Tuhan dan Roh. Satu daripadanya tidak hidup dan pasif, yaitu materi. Dua lainnya tidak hidup, tidak aktif dan tidak pula pasif, ruang dan masa.
1. Materi; merupakan apa yang bisa ditangkap dengan panca indra tentang benda itu.
Menurut al-Razi kemutlakan materi pertama terdiri atas atom-atom. Setiap atom mempunyai volume; kalu tidak, maka dengan pengumpulan atom-atom itu, tidak dapat dibentuk. Bila dunia di hancurkan maka ia juga terpisah-pisah dalam bentuk atom-atom. Dengan demikian, materi berasal dari kekekalan, karena tidak mungkin menyatakan bahwa sesuatu berasal dari ketiadaan.
Apa yang lebih padat menjadi unsur bumi (tanah), apa yang renggang dari unsur bumi menjadi unsur air, apa yang lebih renggang lagi menjadi unsur udara, dan yang jauh lebih jarang lagi menjadi unsu api.
Al-Razi memberikan dua bukti untuk memperkuat pendapatnya tentang kekekalan materi. Pertama, penciptaan adalah bukti; dengan demikian mesti ada penciptanya. Apa yang diciptakan itu ialah materi yang terbentuk. Tetapi, mengapa kita membuktikan bahwa Pencipta ada terlebih dahulu dari apa yang dicipta ? dan bukannya yang diciptakan itu yang lebih dahulu ada ? bila benar bahwa wujud tercipta (atau lebih tepat: dibuat (masnu’) ) dari sesuatu dari kekuatan agen, maka kita dapat mengatakan, apabila agen ini kekal dan tak dapat di ubah denagan kehendak-Nya, maka yang menerima tindak kekuatan ini tentu kekal sebelum ia menerima tindak tersebut.[9]
Bukti kedua berlandaskan ketidakmungkinan penciptaan dari ketiadaan. Penciptaan, katakanlah, yang membuat sesuatu dari ketiadaan, lebih mudah daripada menyusunnya. Diciptakannya manusia oleh Tuhan dalam sekejap lebih mudah daripada menyusun mereka dalam empat puluh tahun. Ini adalah premis pertama. Pencipta yang bijak tidak lebih menghendaki melaksanakan apa yang lebih jauh dari tujuan-Nya daripada yang lebih dekat, kecuali apabila Dia tidak mampu melakukan apa yang lebih mudah dan lebih dekat. Ini adalah premis kedua. Kesimpulan dari premis-premis ini adalah bahwa keberadaan segala sesuatu pati disebabkan oleh pencipta dunia lewat penciptaan dan bukan lewat penyusunan. Tetapi apa yang kita lihat terbukti sebaliknya. Segala sesuatu di dunia ini dihasilakan oleh susunan dan bukan oleh penciptaan. Bila demikian maka, Ia tidak mampu menciptakan dari ketiadaan, dan dunia ini wujud melalui susunan sesuatu yang asalnya adalah materi.[10]
2. Ruang; kerena materi menagambil tempat.
Sebagaimana telah dibuktikan bahwa materi itu kekal, dan karena materi menempati ruang, maka ada ruang yang kekal. Alasan ini hampir serupa dengan alasan al-Iransyahri. Tetepi al-Iransyahri mengatakan bahwa ruang merupakan kekuasaan nyata tuhan. Al- Razi tak mengikuti definisi kabur gurunya. Bagi dia, ruang adalah tempat keberadaan materi.
Menurt al-Razi ruang ada dua macam: ruang universal atau mutlak, dan ruang tertentu atau relatif. Yang pertama tak terbatas, dan tidak bergantung kepada dunia dan segala yang ada di dalamnya.
Kehampaan ada di dalam ruang, dan karenanya, ia berada di dalam materi. Sebagai bukti dari ketidakterbatasan ruang, al-Iransyahri dan al-Razi mengatakan, bahwa wujud yang memerlukan ruang tidak dapat maujud tanpa adanya ruang, meski ruang bisa maujud tanpa adanya wujud tersebut. Ruang tak lain adalah tempat bagi wujud-wujud yang membutuhkan ruang. Yang berisi keduanya, yaitu wujud, atau bukan wujud. Bila wujud, maka ia harus berada di dalam ruang, dan di luar wujud ini adalah ruang atau tiada-ruang; bila tiada-ruang, maka ia adalah wujud dan terbatas. Bila bukan wujud, ia berarti ruang. Karenanya, ruang itu tak terbatas, bila orang berkata bahwa ruang mutlak ini tak terbatas, maka ini berarti bahwa batasannya adalah wujud. Karena setiap wujud itu berbatas, sedang setiap wujud berada di dalam ruang, maka ruang bagaimanapun tak terbatas. Yang tak terbaatas itu adalah kekal, karenanya ruang itu kekal.[11]
3. Zaman; karena meteri berubah-ubah keadaannya, dan perubahan menandakan zaman, maka zaman itu mesti kekal pula kalau materi kekal.
Zaman (waktu) merupakan substansi yang mengalir (jauhar yajri). Al-Razi menentang merka (Aristoteles dan para pengikutnya) yang berpendapat bahwa waktu adalah jumlah gerak benda, karena jika demikian, maka tidak mungkin bagi dua benda yang bergerak untuk bergerak dalam waktu yang sama dengan dua jumlah yang berbeda.
Al-Razi membagi waktu menjadi dua macam, yaitu: waktu mutlak dan waktu terbatas (mahsyur). Waktu mutlak adalah keberlangsungan (al-dahr). Ia kekal dan bergerak. Sedang waktu terbatas adalah gerak lingkungan-lingkungan, matahari dan bintang-gemintang. Bila anda berfikir tentang gerak keberlangsungan, maka anda dapat membayangkan waktu mutlak, dan ia itu kekal. Jika anda membayangkan gerak bola bumi, berarti anda membayangkan waktu terbatas.[12]
4. Diantara benda-benda yang ada hidup dan oleh karena itu perlu ada roh. Dan diantara yang hidup ada pula yang berakal yang dapat mewujudkan ciptaan-ciptaan yang teratur[13].
5. Semua ini perlu ada Pencipta Yang Mahabijaksana lagi Mahatau (Tuhan).
Kebijakan Tuhan itu maha sempurna. Ketidaksengajaan tidak dapat di sifatkan kepadan-Nya. Kehidupan berasal darinya sebagaimana sinar datang dari matahari. Ia mempunyai kepandaian sempurna dan murni. Tuhan menciptakan sesuatu, tiada bisa menandingi-Nya, dan tak sesuatupun yang dapat menolak kehendaknya.
C. Filsafatnya Tentang Roh dan Materi
Sungguhpun materi pertam kekal, alam tidak kekal. Alam diciptakan Tuhan, bukan dalam arti creatio ex nihilio (penciptaan dari tidak ada), teapi dalam arti di susun dari bahan yang telah ada. Menurut al-Razi, Tuhan pada mulanya tidak beniat membuat alam ini. Tetapi pada suatu ketika, keabadian yang lain yaitu roh tertarik dan mencintai materi pertama, bemain dengan materi pertama itu, tetapi materi pertama berontak. Tuhan menolong roh dengan membentuk alam ini dalam susunan yang kuat sehingga roh dapat mencari kesenangan materi didalamnya.
Tuhan tahu bahwa pengikatan ini merupakan sebab kejahatan, tetapi setelah hal itu terjadi, Tuhan mengarahkan ke jalan yang yang sebaik mungkin. Akan tetapi beberapa kejahatan tetap ada; sumber seluruh kejahatan, susunan roh dan materi ini sepenuhnya tak dapat di murnikan.[14]
Tuhan mewujudakan manusia dan di dalamnya mengambil tempat. Terikat pada materi, roh lupa pada asalnya dan lupa bahwa kesenangannya yang sebenarnya bukan terletak dalam persatuan dengan materi tetapi dalam melepaskan diri dari materi. Oleh karena itu mewujudkan akal, yang berasal dari zat Tuhan sendiri. Tugas akal ialah untuk menyadarkan manusia yang telah terpedaya oleh kesenangan materi, bahwa alam materi ini bukanlah alam yang sebenarnya. Alam yang sebenarnya dan kesenangan sebenarnya berada di luar alam materi dan alam itu dapat di capai hanya dengan falsafat. Roh akan tetap tinggal di alam materi ini, selama ia tidak dapat menyucikan diri dengan falsafat. Apakah dalam bentu reingkarnasi atau dalam bentuk pindah dari suatu planet ke planet yang lain, seperti pendapat alkindi, tidak jelas. Tetapi kalau seluruh roh sudah bersih, seluruhnya akan kembali ke alam asalnya. Pada ketika itu alam materi akan hancur, dan roh dan materi kembali ke asalnya semula. Alam ini adalah terbatas dan hanya satu, dan di luar alam terdapat tuhan.[15]
D. Filsafatnya Tentang Rasio dan Agama
Al-Razi adalah seorang rasionalis murni yang hanya percaya pada kekuatan akal dan tidak percaya pada wahyu dan perlunya nabi-nabi. Ia berkeyakinan bahwa akal manusia kuat untuk mengetahui yang baik serta apa yang buruk, untuk tahu pada Tuhan dan untuk mengatur hidup manusia di dunia ini.
Manusia dalam pendapatnya, pada dasarnya mempunyai daya beerfikir yang sama besarnya, dan perbedaan timbul karena berlainan suasana perkembangannya.
Para nabi menurut pendapatnya, membawa kehancuran bagi manusia, dengan ajaran-ajaran mereka yang saling bertentangan. Bahkan ajaran-ajaran itu menimbulkan perasaan benci-membenci diantara umat manusia yang terkadang meningkat menjadi peperangan agama.
Semua agama ia kritik. Orang tunduk agama, menurut pendapatnya, karena tradisi, kekeuasaan yang ada pada pemuka-pemuka agama, dan karena tertarik pada upacara-upacara yang mempengaruhi jiwa rakyat yang sederhana dalam pemikiran. Quran baik dalam bahasa dan gaya manapun dalam isi tidak merupakan mukjizat. Al- Razi lebih mementingkan buku-buku filsafat dan ilmu pengetahuan daripada buku-buku agama. Teteapi sungguhpun ia menentang agama pada umumnya, ia bukan seorang ateis, malahan seorang monoteis yang percaya pada adanya satu Tuhan, sebagai penyusun dan pengatur alam ini.
Dalam falsafatnya mengenai hubungan manusia dengan Tuhan, ia memandang kesenangan manusia sebenarnya ialah kembali pada Tuhan dengan meninggalkan alam materi. Untuk kembali ke Tuhan roh harus terlebih dahulu di sucikan dan yang dapat menyucikan roh ialah ilmu pengetahuan dan berpantang mengerjakan beberapa hal. Pemahaman al-Razi dekat menyerupai zahid (زَاهِدْ) dalam hidup kebendaan. Tetapi ia menganjurkan moderasi, jangan terlalu mencari kesenangan. Manusia harus menjauhi kesenangannya yang dapat diperoleh hanya dengan menyakiti orang lain atau bertentangan dengan rasio. Tetapi sebaliknya manusia jangan pula sampai tidak makan atau berpakaian, tetapi makan dan berpakaian sekedar untuk memelihara diri.
Kesimpulan
Al-Razi tidak mempunyai tidak memiliki sistem filsafat yang teratur, tetapi melihat masa hidupnya, ia mesti dipandang sebagai pemikir yang tegar dan liberal di dalam islam, dan mungkin di sepanjang sejarah pemikiran manusia.
Ia adalah seorang rasiaonalis murni, sangat mempercayai kekuatan akal, bebas dari segala prasangka, dan sangat berani dalam mengemukakan gagasannya tanpa tedeng aling-aling.
Ia mempercayai manusia, kemajuan, Tuhan Mahabijak, tetapi ia tidak mempercayai agama manapun.
DAFTAR PUSTAKA
Nasution, Harun. Falsafah dan Mistisme dalam Islam.
Jakarta: Bulan Bintang, 1993.
Syarif,ed. Para Filusuf Islam. Bandung: Mizan,1996.
Kompasiana .com/rajaaidilangkat/1287 pembaca
Kompasiana .com/rajaaidilangkat/1287 pembaca
Dia adalah Jenderal Al Sisi ternyata memiliki “hubungan yang kuat dengan para pejabat AS pada tingkat diplomatik dan militer”.
Dia pernah belajar di Washington, menghadiri beberapa konferensi militer di sana, dan terlibat dalam “kerjasama yang berkaitan dengan pelatihan perang dan operasi intelijen dalam beberapa tahun terakhir”, demikian kata prof Mumtaz dari Kairo. El Sisi lahir di Kairo pada tanggal 19 November 1954.
Setelah lulus dari Akademi Militer Mesir pada tahun 1977, ia bertugas di korps infanteri, mendapatkan pengalaman tempur dari Marshal Tantawi dan anggota SCAF dan menjadi perwira tinggi termuda.
Tawfiq Ukasha, menuduh Al Sisi sebagai “orang mereka (Ikhwan) di Scaf”, dan ada laporan yang juga menggambarkan bahwa istri Al Sisi mengenakan cadar menutupi wajah yang biasa dikenakan oleh beberapa Muslimah konservatif.
Sebagaimana gambaran diatas AL Sisi memainkan peran yang sesungguhnya jauh dari apa yang di gambarkan prof Mumtaz dan Tawfiq apakah kaki tangannya amerika atau ikwan . Apakah pesona publik yang tenang dan jauh dari tokoh militer yang tegas tampaknya dia mampu memainkan dua peran sekaligus itulah makna kegenitannya yang berujung maut dan malapetaka bagi rakyatnya sendiri.
Setelah ultimatum kepada pemerintah dan lawan-lawannya untuk menyelesaikan krisis di negara itu dalam waktu 48 jam, maka helikopter militer membuat simpati pendemo dengan melemparkan ribuan bendera Mesir di atas para demonstran di Tahrir Square.
Kerumunan para demonstran bersorak menanggapi kejadian itu dengan meneriakan “Rakyat (Sekuler, Nasrani, Kiri dan Syiah) dan tentara di satu pihak.
Dibutuhkan waktu bagi petinggi elit dimesir jangan sampai egoistis lupa akan makna hakiki nilai-nilai islam yang ditanamkan para pendahulu mereka ditanah para Anbia, sosok mereka tak pantas ditiru dikancah moderenitas era islam kekinian. Tengolah Albaradai cabut dari negeri yang penuh kengerian dari perbuatannya.
Tahapan Pelaksanaan Seleksi CPNS 2013~Konsorsium 10 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang bertugas menyusun soal Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan Tes Kompetensi Bidang (TKB) telah menyerahkan master soal ujian CPNS tahun 2013 tersebut kepada menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi (Menpan RB). Selanjutnya dokumen master soal tersebut akan diverifikasi dan divalidasi oleh tim Puspendik untuk dianalisa keakuratan dan kelayakan soalnya.
http://soalcpns.marketku.com/13_order.html
klik lebih lanjut http://soalcpns.marketku.com/13_order.html
Persiapan master soal ini merupakan kelanjutan dari agenda seleksi CPNS nasional 2013 yang direncanakan dilaksanakan dalam dua metode yaitu menggunakan Lembar Jawaban Komputer (LJK) dan sistem Computer Assested Test (CAT). Pelaksanaan ujian menggunakan CAT sendiri akan dimulai pada tanggal 29 September 2013 pada 19 Kementerian dan Lembaga"http://layananptk.net/?p=203" Kementerian/Lembaga Pusat dan Daerah yang membuka penerimaan CPNS 2013
Adapun seleksi CPNS melalui sistem LJK baik dari kategori 2 maupun pelamar umum direncanakan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 3 November 2013. Sekretaris Menteri PANRB sekaligus menghimbau kepada para pelamar yang akan ikut Ujian CPNS baik dari pelamar umum maupun honorer K2 agar jangan terkecoh dan terbujuk rayu dan iming-iming pihak-pihak yang mengaku bisa meluluskan calon peserta ujian menjadi CPNS. Pelaksanaan seleksi CPNS tahun 2013 ini dilakukan secara terbuka dan transparan, bahkan dari segi kelulusan nanti juga akan diumumkan secara terbuka di media massa. Sehingga setiap pihak yang berkepentingan dapat mengetahui pengumuman kelulusan ini secara langsung. Yang perlu dilakukan oleh seluruh calon peserta seleksi CPNS nantinya adalah mempersiapkan segala sesuatu dengan sebaik-baiknya, belajar dengan sungguh-sungguh, fokus dan berdoa kepada Allah agar memperoleh hasil terbaik sebagaimana yang diharapkan.
Klik Disini http://soalcpns.marketku.com/13_order.html lebih lanjut untuk pemesanan.
Klik Disini http://soalcpns.marketku.com/13_order.html lebih lanjut untuk pemesanan.
خليط ثقافات ممتدة عبر آلاف السنين.. ومن يحاول تقليصها في نموذج واحد مقدر له الفشل
Campuran budaya diperpanjang selama ribuan tahun. Dan berusaha untuk mengecilkan menjadi salah satu bentuk yang ditakdirkan untuk gagal
لندن: أمير طاهري
«ما الذي يريدونه في مصر؟» أثير هذا التساؤل من قبل أحد المشاركين في حلقة نقاشية لمؤسسة بحثية في لندن عن الأحداث في مصر، عقدت قبل أيام.
|
خليط ثقافات ممتدة عبر آلاف السنين.. ومن يحاول تقليصها في نموذج واحد مقدر له الفشل
Campuran budaya diperpanjang selama ribuan tahun. Dan berusaha untuk mengecilkan menjadi salah satu bentuk yang ditakdirkan untuk gagal
لندن: أمير طاهري
«ما الذي يريدونه في مصر؟» أثير هذا التساؤل من قبل أحد المشاركين في حلقة نقاشية لمؤسسة بحثية في لندن عن الأحداث في مصر، عقدت قبل أيام.
|
Testing Political Islam’s Economic Advantage: The Case of Indonesia
Oleh Thomas B. Pepinsky,l: William Liddle Prof. & Dr Saiful Mujani
Di seluruh dunia Muslim, partai-partai politik Islam dan organisasi sosial memiliki kapital berdasarkan ekonomi keluhan untuk mendapatkan dukungan politik. Tetapi penelitian yang ada telah mampu menguraikan peran partai Islam ideologi dari program ekonomi banding dan pelayanan sosial dalam menjelaskan dukungan pihak-pihak ini. Kami berpendapat bahwa bertentangan dengan keyakinan yang diterima secara luas, platform partai Islam bermain tidak ada peran langsung dalam menjelaskan agregat dukungan politik partai-partai Islam. Sebaliknya, platform Islam memberikan suara dengan informasi yang berfungsi sebagai isyarat untuk menarik warga yang tidak yakin tentang kebijakan ekonomi pihak. Menggunakan percobaan tertanam dalam sebuah survei nasional yang asli di Indonesia, kami menemukan bahwa partai-partai Islam secara sistematis lebih populer daripada identik non-Islam pihak hanya di bawah kasus ketidakpastian kebijakan ekonomi. Ketika responden tahu platform kebijakan ekonomi, partai-partai Islam tidak pernah memiliki keuntungan atas pihak non-Islam. Temuan kami menunjukkan bahwa keuntungan ekonomi Islam politik nyata, tapi kritis dibatasi oleh pihak ekonomi platform dan pemilih pengetahuan tentang mereka.
Makalah ini menyelidiki dari efek i banding religius, dan ekonomi pada dukungan. Partai-partai politik yang Muslim. Kami mencari jawaban untuk pertanyaan sederhana: Apakah partai Islam ideologi menarik pemilih prihatin dengan hasil ekonomi? Penelitian yang ada menunjukkan bahwa Partai-partai Islam mungkin memiliki keuntungan yang melekat atas pihak lain dalam menarik pemilih Muslim, karena mungkin Islam alkitabiah fokus pada keadilan ekonomi, atau alternatif karena Muslim pemilih Asosiasi Islam dengan hasil secara normatif baik lainnya. Sebagiamana Evans dan Phillips (2007) menulis di Aljazair politik dalam kemarahan dari miliknya, Dalam menghadapi kesulitan ekonomi yang tak berujung, visi ini Islam ditawarkan yang kuat menarik karena, dalam memberikan merangkul semua credo, itu memberi orang rasa barunya tujuan dan martabat (131).
Demikian juga, penggambaran secara populer kepuasan pemuda dan masyarakat miskin perkotaan berpendapat bahwa kesulitan ekonom dalam masyarakat Muslim memberikan dorongan kritis yang mendorong pemilih terhadap Partai Islam dan gerakan sosial (Lihat misalnya International Herald Tribune, Februari 17, 2008). Sedemikian tulisan-tulisan, partai-partai politik Islam dan gerakan sosial tampaknya memiliki kekuatan yang melekat serta menarik pemilih di bawah kondisi kesulitan ekonomi yang non-Islam disaatu pihak dan gerakan tidak punya alias papa. Kita melihat jangk apanjang pandangan ini "Keuntungan ekonomi politik Islam." Ada masalah besar konseptual dan ada penelitian ini. Dasa rutama ada masalah adalah bahwa hal itu tetap tidak jelas jika keuntungan politik ekonomi Islam hasil dari Karakteristik penting dari populis Islam, atau hanyalah konsekuensi dari Kesungguhan organisasi islam dalam masyarakatnya yang beroperasi di bawah pembatasan dari rezim otoriter.
sumber :www.lsi.or.id
knowledge of them.
| Download Selengkapnya: |
All to meet the 16 bloggers who were chosen to embark on this wonderful adventure called the Big Blog Exchange.
Chee (from Malaysia) – visit her blog here.
Andy (from USA) – visit his blog here.
Audur (from Iceland) – blogs here.
Kisty (from Singapore) – this is my blog.Jeremy Fowler (from Canada) – visit his blog here.
Sara (from Spain) – visit her blog here.
Ali (from Israel) – visit her blog here.
Sophie (from UK) – visit her blog here.
Rosario (from Argentina) – visit her blog here.
Natalia (from Brazil) – visit her blog here.
Camie (from Philippines) – visit her blog here.
Liesbet (from Belgium) – visit her blog here.
Claire (from France) – visit her blog here.
Tina (from Germany) – visit her blog here.
Katherine (from New Zealand) – visit her blog here.
Didi (from South Africa) – visit her blog here.
Untuk selanjutnya 10 hari atau lebih, akan 'bertukar' negara dan blog. Mereka akan berbagi kepada Anda wawasan sepanjang perjalanan, dan akan menggunakan kekuatan blog untuk mengubah dunia. Masing-masing blogger ini membawa suara unik atau kepribadian, Inilah Sebuah Perubahan dalam lingkup Big Blog Exchange.



.jpg)
.jpg)



