Tanah Pakpak.. Tanah Leluhur

bulan suci bulan taubat

Bulan Suci Bulan Taubat

Sesungguhnya Bulan Penuh Kemuliaan adalah bulan Ramadhan ada yang menyebutnya seribu bulan. Sebagai seorang mukmin yang ingin merengkuh ampunanNya, maka hendaknya memuliakan bulan Ramadhan. Memuliakan yang dimaksudkan ialah mengisi bulan ramadhan dengan amalan-amalan dan taubatan nasuha. sebab dikatakan bahwa bulan ramdhan adalah bulan yang penuh Rahmad dan pengampunan.
Dari Ibnu Abbas r.a bahwa nabi saw bersabda,” seandainya umatku tahu pasti mereka mengharap seluruh bulan dalam setahun menjadi bulan ramadhan. Sebab ia menghimpun segala kebaikan dan tat yang dikabulkan, doa-doa dipenuhi, segala perbuatan dosa diampuni,dan surga merindukan mereka”.
Hendaknya setiap muslim menyambut datangnya bulan ramadhan dengan penuh gembira dan senang hati, menyambut dengan penuh pengharapan untuk mendapatkan keberuntungan beribadah didalam bulan tersebut. Sebuah hadis menyinggung, barang siapa yang menyambut datangnya bulan ramadhan, maka Allah mengharamkan tubuhnya dari neraka.
Menurut sabda Nabi Saw bahwa malam pertama dibulan ramadhan, Allah berfirman” barang siapa menyintaiku, pasti akupun menyintainya, barang siapayang mencari rahmadku, pasti rahmadku mencarinya, dan barang sipa beristigfar kepadaku pasti aku mengampunnya berkat kemuliaan ramadhan”. Lalu Allah menyuruh malikat mulia mncatat amal, khusus dibulan ramadhan agar menulis amal kebaikan semata, tidak mencatat perbuatan jahat mereka (umat Muhammad) Allah menghapus dosa dosa yang terdahulu dari mereka.
Allah berjanji untuk menghapus dosa-dosa yang terdahulu, jika seseorang memanfaatkan waktu dibulan Ramadan dengan kegiatan yang baik, tentu akan mendapatkan semua yang dijanjikan Allah. Orang yang mau berpikir dan Paham akan pasti atau sudah pasti meningkatkan amalan ibadahnya karena menyadari, belum tentu ia bisa berjumpa pada bulan Ramadhan mendatang, Oleh sebab itu sangat beruntung sekali orang yang dapat bertemu dengan bulan Ramadhan dan mampu memanfaatkan sebaik mungkin.
Dalam Hadit lain di sebutkan, ketika awal hari (Hilal) bulan Ramadhan telah tampak, maka berserulah ‘Arsy dan para malaikat serta mahluk lainnya dengan keras,”Beruntunglah sekalian umat Muhammad denga kemuliaan disisi Allah swt, karena segenap mahluk memohon ampun bagi mereka, mulai dari mahluk besar seperti matahari, bulan, bintang-bintang dan burung burung dilangit, juga ikan-ikan dilautan, sehingga setiap hewan melata yang bernafas dimuka bumi semuanya tidak ketinggalan memohonkan ampunan buat mereka disiang dan malam hari, kecuali setan setan terkutuk. Maka Pagi pagi tiada seorangpun yang di biarkan hidup penuh dosa, mereka diampuni oleh Allah swt bahkan Allah berkata kepada para malaikat, Hadiahkanlah semua pahala shalawat dan tasbihmu selama bulan ramadhan bagi umat Muhammad saw.
Di ceritakan , pada jaman dahulu tersebutlah seorang berama sifulan. Seumur umur ia tak pernah sholat tetapi menjelang datangnya bulan ramadhan tergerak hatinya untuk berobat, manakala memasuki bulan itu sifulan mulai berhias diri denga pakaian yang bagus dan suci. Rambutnya dan kumisnya dicukur rapi. Ia benar-bear bertaubat dan dan beribadah. Setiap dan sepanjang malam ia tegak dan berdiri untuk menunikan shalat sunat dan menangis menyesali perbuatannya yang pernah dilakukan ia berjanji kepada Allah untuk tidak mengulanginya kembali dan akan mengisi usianya dengan amalan-amalan mulia. selama sebulan penuh digunakan waktunya hanya untuk beribadah kepada Allah.
“mengapa engkau lakukan itu? Padahal selama hidupmu engkau tak pernah tertarik untuk menjalankan amal ibadah? Tanya salah seorang temannya heran.
“Ketahuilah bahwa bulan ini merupakan bulan taubat, bulan penuh rahmad dan kebaikan, semoga dengan bertaubat dan beribadah, sebagaimana layaknya manusia berikhtiar, Allah mengampuni segala dosaku” jawab sifulan.
Semenjak bulan ramadhan itu sifulan tekun menjalankan amalan taat dan menjahui maksiat . Selang beberapa tahun kemudin ia meninggal dunia. Seorang temannya tersebut bermimpi, seolah bertemu dengan sifulan. “Balasan apakah yang selama ini kau rasakan
Dalam alam baka, dari Allah swt? Tanya seorang teman tersebut dalam mimpinya.
“Allah mengampuni segala dosaku dengan fadlalNya berkat menghormati bulan suci Ramadhan dan aku menyambutnya dengan taubat serta beribadah dihari-hari itu” jawab sifulan.
Dari abu Hurairah ra bahwa Nabi saw bersabda, barang siapa tegak melakukan ibadah dimalam bulan ramadhan dengan keyakinan dan keikhlasan, pasti diampuni dosa-dosanya yang terdahulu. Hr Bukhari
Tegak melakukan ibadah dimalam hari bulan ramadhan adalah menjalankan shalat tarawih dan solat sunnat lainnya, misalnya tahajud dan hajad kalau boleh sholat tasbih juga sehingga kita senantiasa melakukan sholat sunat / yang disunnahkan rasullulah kemudian ditambah dengan ibadah lainnya dalam membaca Alquran, memperbanyak zikir, (Gerakan 10 jari, dzikir sampai 10.000 x cara rasullulah efesien, capat, akurat tanpa pakai tasbih mau tau caranya? Edisi khusus selanjutnya) beristigfar kepada Allah dan sebagainya amalan-amalan seperti itu disamping mendapat pahala berlipat ganda allah juga akan mengampuni dosa-dosa kita
Dari Umar bin khathab ra bahwa nabi saw bersabda “ Apabila seseorang terbangun dari tidurnya dibulan ramadhan lalu menggerakan tubuhnya diatas ranjang, maka malaikat berkata” Bangunlah segera, semoga Allah memberkati dan memberikan rahmad kepadamu” Kemudian jika ia tegak untuk melakukan shalat, maka ranjang tempat tidurnya berdoa,” Allahumma a’thihil furusyal marfuu’ata (Ya Allah, gantikanlah ranjang? kasur tinggi tebal baginya). Ketika seorang itu memakai pakaian , maka pakaian itu berdoa pula kepada Allah, ,” Allahumma a’thifihii minhulalil jannah( Ya Allah berikanlah dia pakaian indah dari surga) selanjutnya, jika ia memakai sandal maka sandalnya pun mendoakan “ Allahummatsabit qadamihi’alsh-shi-raath) Ya Allah, teguhkanlah kedua kakinya diatas shirath) Jika ia menuju kolam tempat air maka kolam itupun berdoa, Allahumma a’thihii minakwabil jannah” (ya Allah berilah dia tempat-tempat minum dari surga) ketika berwudhu air wudhu nya berdoa” Allahummathah-hirhu minadzdzunuubi wal khathaayaa” (ya Allah bersihkanlah ia dari segala noda dan dosa) Akhirnya ketika ia berdiri menuniakan solat didalam rumah, maka rumahnya pun mendoakan” Allahummma wassi’qarbahuu wanawwir hufratahuu wazid rahmatahuu” (Ya Allah lapangkanlah kuburnya dan terangilah liangnya, serta tingkatkan rahmad, kasih sayangMu PadaNya). Doa-doa tersebut dikabulkan dan Allah memandang orang tersebut dengan penuh kasih sayang, Dialah yang mengabulkan, kamu meminta dan Aku memberi, kamu beristigfar dan Aku memberi ampunan.( Subhanallah)
Disebut dalam Hadis bahwa kelak di hari kiamat, Ramadhan menghadap Allah dengan bentuk yang indah. Ia bersujud kepada Allah dengan penuh khusyuk.
“ Wahai Ramadhan, mohonlah apa yang menjadi keinginanmu, dan tolonglah orang yang mengenal (memenuhi hakmu) kata Alllah dalam firmannya
Bulan Ramadhan kemudian berjalan mengintari padang yang luas mencari-cari sesuatu. Ketika menemukan orang yang memuliakan dan memenuhi haknya, dijaknya sampai kehadapan Allah. “ Ya ramadhan apa yang kau inginkan?” Tanya Allah dalam firmanya
“Aku menginginkan agar mereka diberi mahkota kebesaran, Ya Allah! Kata ramadhan memohon . Allah lalu berkenan memberi seribu mahkota kepadanya. Selanjutnya memberi safaat kepada tujuh puluh ribu dari mereka yang pernah berbuat dosa besar. Kemudian memberi seribu bidadari sebagai pasangan mereka, setiap bidadari membawa tujuh puluh ribu gadis. Kemudian mereka dinaikan keatas kenderan yang mewah.
“ Ya ramadhan, apa lagi yang kau inginkan dariKu ? Alllah Bertanya.
“Tempatkan mereka disisi NabiMu, wahai Allah! Pinta ramadhan. Allah kemudian menempatkan mereka disurga Ya Ramadhan apalagi yang kau pinta dari Ku? “ Ya Tuhan Engkau telah memenuhi keinginanku,dimanakah kemuliaanMu?
Lalu Allah memberi seratus negeri yang terbuat dari batu permata merah indah dan batu pualam hijau, terdapat seratus bangunan istana megah.
Begitulah kemuliaan ramadhan. Bagi orang yang mau berpikir tentunya memanfaatkan hari-hari dibulan ramadhan itu untuk meningkatkan amal ibadah dan tekun bertobat atas dosa dosanya ( setiap insan itu doif, punya kesalahan, termsuk Pen.) baik yang telah lalu maupun yang akan datang. Betapa menyenangkan jika kelak dihari akhirat, kita mendapat ampunan dan rahmad sehingga menjadi manusia beruntung. Orang yang memuliakan bulan ramadhan, yakni berpuasa disiang harinya dan beribadah pada malam harinya utulah orang yang beruntung.Kelak akan dimasukan kedalam surga dan mendapatkan pasangan dari bidadari yang sangat cantik. Dari Ibnu Abbas ra bahwa nabi Saw bersabda” Adalah diAwal Ramadhan, angina Matsirah berhembus dari bawah Arsy. Maka bergoyanglah daun daun surga mengeluarkan bunyi merdu, yang belum pernah didengar yang demikian itu. Mereka lalu berdoa,” Allahummaj’al lanaa fii haadzasy-syahri min”ibadika azwaajan.” (Ya Allah, jadikanlah bagi kami pasangan suami dengan hambaMu dalam Ramadhan ini Maka Tiada seorang yang puasa dibulan Ramadhan kecuali menjadi pasangan para bidadari pingitan lemah lebut tersebut”
Dijelaskan bahwa para bidadari itu setiap harinya berhias dengan tujuh puluh aneka perhiasan warna warni. Setiap gadis bidadari itu tidur diatas ranjang yang terbuat dari permata merah bersulam mutiara. Setiap ranjang dipasang tujuh puluh kasur tebal berikut furniture yang lainnya terdapat meja yang penuh dengan aneka buah yang lezat. Semua itu dipersembahkan bagi orang yang berpuasa dan memperbanyak amalan di bulan Ramadhan
Dalam kitab Duratun Nashihin diterangkan bahwa Allah berfirman kepada nabi Musa As, “Sesungguhnya Aku telah memberi dua Nur kepada Umat Muhammad, agar mereka tidak terancam, dua kegelapan.”Nabi Musa bertanya.” Apakah yang dimaksud dua Nur itu wahai Allah? “ Allah menjawab” Yaitu Nur Ramadhan dan Nur Alquran,” Musa bertanya lagi, Apakah yang dimaksud dengan dua kegelapan itu, ya Allah? Jawab Allah .”Yaitu kegelapan didalam kubur dan kegelapan di hari kiamat”.
Seseorang Muslim yang rajin beribadah dibulan ramadhan, maka ia akan mendapatkan banyak keberuntungan. Diterangkan, apbila kita rajin mengikuti pengajian majelis taklim wa talum maka akan mendapatkan pahala ibadah, Allah mencatat amal pahala itu disamakan dengan ibadah dalam waktu setahun. Jika rajin berjamaah, maka Allah akan mencatat setiap rakaatnya sama dengan jumlah kenikmatan yang luar biasa. Diterangkan dalam hadis berasal dari Anas bin Malik ra bahwa bahwa nabi saw bersabda,” Bagi orang yang suka mengikuti majelis ilmu dibulan Ramadhan, mendengarkan pengajian, maka Allah mencatat setiap langkahnya menjadi ibadah setahun penuh. Ia bakal menyertaiku dibawah naungan Arsy. Barang siapa Yang aktif berjamah sholat selama sebulan penuh, maka Allah memberinya setiap rakaat itu menjadi suatu Kota penuh kenikmatan.. Barangsiapa yang berbakti kepada orangtuanya dibulan Ramadhan, maka dia akan diberi pandangan penuh rahmat dari Allah dan aku (nabi) memberi jamina penuh disurga terhadapnya. Seorang wanita (istri) yang berbakti kepada suaminya dibulan ramadhan Maka Allah akan memberi pahala seperti pahaanya Maryam dan Asiah istri firaun , yang teguh beriman meskipun dihadapkan pada hidup dan kehidupan penuh ujian Barang siapa yang membantu saudara sesama muslim dalam rangka memenuhi hajad hidupnya selama ramadhan, maka Allah akan menggantikannya dengan memenuhi seribu hajadnya di hari kiamat
Dari Abu hurairah menerangkan bahwa Nabi saw bersabda,” barang siapa memberi lampu penerang di masjid Allah dibulan ramadhan maka Allah menggantikan lampu penerang baginya dialam kubur.. Allah memberi pula padanya pahala sebesar pahala para jamaah yang sholat dimasjid itu.ditambah sahlawat sekalian para malaikat kepadanya. Dan para petugas pemikul Arsy, memohonkan ampunan baginya, sepanjang lampu penerang tersebut dimanfaatkan di masjid.”
Kemuliaan Ramadhan memang berbeda dengan bulan-bulan lainnya. Dibulan ramadhan, setan-setan dibelenggu, jin durhaka ditahan agar tidak menggoda manusia dalam berbuat maksiat. Kemudian Pintu ampunan dan pintu surga dibuka buat orang yang beriman. Nabi bersabda” Adalah pada awal malam Ramadhan, seluruh setan berikut pengikutnya, para jin durhaka semua dibelenggu , semua pintu neraka ditutup, tiada satupun yang terbuka sebaliknya semua pintu surga dibuka tiapda satupun yang tertutu dan setiap malam ramadhan Allah berseru tiga kali, “ Adakah orang yang meminta? Maka akupun pasti memberinya adakah yang nau bertuabat? Maka Akupun pasti memberi taubat Adakah orang yang beristigfar memohon ampun? Maka aku pasti mengampuninya” Selama bulan Ramadhan, Allah membebaskan sejuta penghuni neraka setiap harinya, bahkan khusus hari jumat Ramadhan, Allah membebaskan mereka sebanyak sejuta penghuni neraka setiap jam. Lebih dari itu, pada akhir Ramadhan Allah membebaskan penghuni neraka sebanyak bilangan mereka yang telah dibebaskan sepanjang bulan itu, mulai hari pertama sampai hari penghabisan.”
Ramadhan merupakan bulan utuk menghantar seseorang menjadi Mutaqin (Bertaqwa). Karena didalam bulan itu setiap muslim diperintahan untuk menjalankan puasa disiang harinya, dan disunatkan untuk menunaikan shalat sunat dimalam harinya. Puasa merupakan tolak ukur keimanan dan ketakwaan seseorang. Jika seseorang itu menjalankan puasa di bulan ramadhan dengan penuh keikhlasan hanya karena Allah maka dianggap mencapai tingkat ketaqwaan yang sempurna.
Wahai orang-orang yang beriman, puasa Ramadhan telah diwajibkan atas kamu seperti yang telah diwajibkan atas orang-orang terdahulu sebelum kamu.agar kamu bertakwa. Yaitu dalam hari-hari yang telah ditentukan (yakni dalam satu bulan penuh) Maka siapa sakit diantaramu atau tengah bepergian, maka wajib berpuasa dihari-hari lain sebagai pengganti hari-hari yang ditinggalkan. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankanya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah yaitu memberi makan seorang miskin barang siapa dengan kerelaan hatinya mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik, bagimu jika kamu mengetahui QS ( al baqarah 183-184) Sedemikian besar kemuliaan Ramadhan sehingga setiap orang mukmin dan para malaikat merasa sedih ketika bulan itu berakhir. Mereka merasa tidak lagi mndapatkan keberuntungan yang lebih besar dari amal ibadah yang dilakukannya. Nabi Saw bersabda adalah pada malam terakhir dibulan Ramadhan segenab Mahluk besar sekalian Langit , Bumi dan para Malaikat menangis, merasa berduka, akibat bencana yang menimpa Umat Muhammad Saw, para sahabat bertanya” Bencana apakah Wahai Rasulullah? Jawab Rasulullah, “ Bencana kepergian Bulan Ramadhan, sebab di dalam bulan itu segala doa dikabulkan, semuanya sedekah diterima, amal-amal yang baik dilipat gandakan, tetapi siksaan dihapuskan untuk sementara waktu” Oleh karena itu mari kita sambut ramadhan dengan suka cita/gembira kita tekadkan, azamkan, niatkan agar bulan Ramadhan ini kita bersungguh2 semoga tulisan ini menambah girah semangat bagi kita semua untuk berlomba lomba dalam kebajikan. Wassalam. 8/8/2010
Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "bulan suci bulan taubat"