Tanah Pakpak.. Tanah Leluhur

WALI DAN ULIY DALAM PRESPEKTIF ISLAM






      Sejarah membuktikan bahwa Islam adalah  Al-islamu ya’lu wala yu’la ‘alaih tiada yang dapat menandingi  ketinggiannya. Hal ini mencerminkan spirit islam  menjadi sebuah perubahan dari segi sosial kultural yang kaffah sehingga Peradaban Islam menjadi  acuan dari Peradaban Modern sekarang. Sangatlah pantas kiranya kita membuka kembali lembaran sejarah sebagai tolak ukur kita dalam mengikuti apa yang telah dituntun Rasulullah sehingga rentetan garis sejarah tersebut mencerminkan semangat bahwa kita senantiasa ingin meneruskan risalah sebagaimana yang telah diikuti orang orang terdahulu.

    Sangatlah Penting kita mengambil sikap bahwa pentingnya pengutan agama sebagi harga mati dalam segala aspek,  kita miris dengan mendengar misalnya  kita kehilangan kepercayaan  kepada pemimpin kita sendiri, kehilangan panutan sehingga  akhirnya membutuhkan kos politik yang sangat tinggi. Fakta inilah yang perlu kita renungkan.   Secara sederhana tulisan ini mengurai istilah istilah Wali dan Uli.  

Secara harafiah Wali berarti Penolong, pengurus , pelindung, yang berkuasa. Berikut adalah  kata Wali yang sering kita dengar.

  1. Wali nikah  adalah Sebagai syarat sahnya pernikahan bagi setiap wanita, Wali ini bias Ayahnya sendiri, saudara laki-laki atau anak laki-laki dari saudara laki laki yang dinikahi, ada istilah wali muzbir yaitu ayah yang berhak menentukan siapa lelaki yang selayaknya menjadi suami anaknya.
  2. Wali Hakim adalah wali yang diberi kekuasaan untuk menikahkan, misalnya karena wali yang sesungguhnya tidak ada, atau mempercayakannya.
  3. Waliyullah adalah diperuntukan kalangan yang dipercaya cukup dekat dengan Allah sehingga memiliki kelebihan kelebihan tertentu. Kalangan sufi banyak mengenal waliyullah, dengan kehebatan kehebatan sendiri. Antara lain ada yang bias menempuh perjalanan jauh dalam sekejab ( ilmu lipat bumi) bias solat diatas air dan lain sebagainya.
  4. Wali Afdhol adalah waliyullah yang datang setiap 100 tahun sekali untuk melakukan pembaharuan agama,
  5. Wali Songo  adalah Sembilan wali yang merupakan yang menyebarkan syiar islam ditanah Jawa di akhir  Jaman Majapahit abad 15 dan kemudian memperluas pengaruhnya ke Indonesia timur. mereka adalah :
·         Maulana Malik Ibrahim ia lahir di Gujarat India Barat, merupakan Pioner         bagi perkembangan da’wah di Indonesia.
·         Sunan Ampel keturunan asia tengah, mengembangan islam dan ampel, Surabaya. Dialah yang mengangkat seorang muridnya  yang anak raja majapahit barawijaya V menjadi Sultan di Demak dengan Gelar Sultan Syah Sri Alam Akbar al Fattah. 
·         Sunan Giri lahir  diblambangan ujung timur pulau jawa wilayah pengaruhnya sampai ke sulawesi.
·         Sunan Gunung jati atau Syarif Hidayatullah setelah mengalami pasang suryt di Demak Ia menetap di Cirebon.
·         Sunan Kudus menjadi anggota wali songo menggantikan ayahnya yang tewas dalam perperangan melawan kekuasaan Majapahit. Ia mendirikan mesjid dan pusat perguruan di kudus setelah tergeser dari demak. HAsil usahanya itu tak kalah menawan dari demak sendiri . dan hingga sekarang masih berdiri Menara Kudus.
·         Sunan Bonang adalah anak dari sunan Ampel yang bernama raden Makdum ibrahim. Setelah ditarik dari kediri ditempatkan dibonang (wilayah tuban). Lalu mendapat julukan Sunan Bonang.
·         Sunan Drajat putra sunan ampel yang lain. Nama kecilnya Raden mahmud.
·          Sunan Kalijaga adalah anak Bupati Tuban yang diangkat murid sunan Bonang. Nama kecilnya Raden MAs Syahid. Setelah melaewati masa dawah dijawa tengah bagian selatan menetap dikadilangu selatan demak. Hal itu tidak aneh karena Sunan Kalijaga yang mendapat kepercayaan penuh dari Demak maupun pajang. Kedua Sultan adalah Muridnya.
·         Sunan Muria adalah anak Sunan Kalijaga ipar Sunan Kudus. Sebagaimana Ayahnya ia dikenal merakyat. Berdawah di utara Kudus . sekitar gunung Muria.

  1. Waliyul Amri  Sebutan untuk pemerintah yang berkuasa. Dimasa soekarno   pernah disepakati oleh para ulama, bahwa kedudukan Presiden adalah sebagai waliyul amri dharuri bisy syaukah atau pejabat pengganti amirul mukminin dalam keadaan darurat dan wajib ditaati sepanjang tidak menyalahi hukum islam.


Berikut adalah kata Wali  ( Waliy) ada dalam Alquran yakni dalam surah Albaqarah 107, 120,  Ali Imron 68, 122  Nisa 45, 75 89, 199, 123,173 maidah 51,55, an’am 14 51 70, 127 A’raf 155, Taubah 116, Ra’du 37,  Isra 33 ,111 Kahfi 17 26 Mariam 5,, 45 Naml 49,  Nahl 63, Ankabuut 22 Sajadah 5 45,  Ahzab 17 ,65,  Saba 41 , Syura 8,9,31 44 Fushilat 34  fath 22.


      Kemudian Pengertian UliY (Uluu) yang artinya Pemilik ,meskipun akar katanya tidaklah sama dengan wali. Disini sedikit mengulang kaji  yakni:

1.      Auliya’ merupakan bentuk jamak dari wali. Tetapi dalam penggunaannya memiliki arti yang berbeda   beda seperti, (para) perngurus, pemimpin pemimpin, Pengikut, penolong-penolong atau para sahabat, teman-teman. Alquran mencantumkan kata Auliya’ sebanyak 32 kali dengan arti yang disebut diatas.

2.       Auliya’Allah adalah penolong agama Allah orang yang berjuang dijalan Allah. Bagi mereka Allah menjanjikan tidak ada kekhawatiran dan  tidak perlu mereka bersedih hati.

3.       Auliya’u ba’dhin, ba’dhuhum sesama mereka adalah teman yang saling membantu, yang saling menolong. Allah mengingatkan Kaum muslimin agar waspada terhadap gerak gerik orang kafir, orang musrik, kaum yahudi dan nasrani. Karena sesama mereka adalah teman yang saling membantu, bahu membahu memerangi kaum muslimin . Disamping itu Allah juga memberitahukan dalam ayat yang lain, bahwa sesama kaum yang beriman adalah juga teman seperjuangan, yang satu sama lain harus saling menolong.

4.      Maula (pelaku) Pelindung biasa juga berarti majikan. Tetapi secara kontradiktif bisa juga berarti hamba sahaya. Seorang sahabat ada yang bernama Salim maula Abu Hudzaifah, karena ia semula budak milik salim.

5.      Uliy Ba’sin Syadid adalah yang memiliki kekuatan yang hebat. Istilah dari allah untuk malaikat yang ditugasi menimpakan adzab bagi manusia yang dzalim (Isra 5) atau musuh yang hebat (hasyr 2)

6.      Uliy Qurba adalah kaum kerabat dekat . Dalam urusan kesejahteraan, yang pertama harus menjadi perhatian adalah mereka yang termasuk kerabat dekat, sebagai sasaran langsung pemberian bantuan, termasuk zakat.

7.      Ulil Abshar adalah yang memiliki penglihatan artinya yang mampu memfungsikan penglihatan untuk menambah keimanannya kepada Allah. Dipergunakan 3 kali dalam alquran.

8.      Ulil Aidi yang memiliki karya besar. Allah mempergunakan istilah ini untuk menggambarkan buah karya Nabi Ibrahim, Ishaq dan Yaqub. Aidi’ berarti Tangan (jamak)

9.      Ulil Albab Orang yang mampu memfungsikan daya fakir dan dzikirnya sejalan dengan kehendak Allah. Ada yang menerjemahkan dengan cewndikiawan, tetapi arti tersebut terlalu sempit, karena hanya mengutamakan satu aspek saja yakni intlektualitas. Berkali  kali  pada  15 ayat yang berbeda Allah menyebut istilah ulil albab sebagai pertanda hendaknya menjadi perhatian penting segenap umat manusia.

10.  Ulil Amri  Yang ahli, yang menguasai. Bisa juga berarti pemerintah ( dengan catatan pemerintah yang islami)

11.  Ulil Quwwah yang berarti memiliki kekuatan (lebih dari biasanya)

12.   Ulin Nuha  Sebutan lain dari ulil albab disebut 2 kali dalam surat  Thaha.

13.  Ulul Azmi yang kuat dan teruji dalam tekad dari pendirian. Merupakan gelar yang ke lima utusan allah yakni nabi Nuh , Musa,  Ibrahim,  sulaiman dan Muhammad Saw, gelar diberikan Allah sebagai penghargaan sekaligus contoh bagi umat selanjutnya.

14.  Ulul fadhli adalah yang memiliki lebih banyak karunia artinya di beri kelapangandalam rezeki oleh Allah dio banding yang lain. Dalam arti yang sama, kadang dipergunakan istilah yang lain. Dalam penegrtian yang sama, kadang dipergunakan istilah ulul na’ mah ( yang memiliki kelebihan Nikmat)
Dok. Musium Qatar Doha.(islustrasi)

       Terakhir adalah Ulul Begh, Muhamad Taraghi (1394-1449) Penguasa Turki kelahiran Samarkhand cucu Timur Lenk. Sebelumnya semasa menjadi Gubernur di Samarkand, ia juga Astronom sempat mendirikan Observatorium bersama Astronom Astronom saat itu, serta menyusun Aastronomi. Di Registan ia membangun Madrasah madrasah yang masih tegak dan ramai hingga sekarang.
     
      Didalam Alquran tentang Uli Dalam Surah Albaqarah 179, 197, Ali Imran 13, 190, Nisa 59, 73 195, Al Maidah 100. Attaubah 113  Yusuf 111, Isra 5 Thaha 54, 128 Annur 22, 31, 44 Qashash 76, Fattir 1, Shad 43, 45 Zumar 21, Al mu’min 54, Al Fath 16, Hasyr 2 thalaq 10, Muzzamil 11.   
Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "WALI DAN ULIY DALAM PRESPEKTIF ISLAM"