Tanah Pakpak.. Tanah Leluhur

Tahun Baru Hijriyah menuju Positif Believe

Camel - Muharram Ashura
 Camel - Muharram Ashura (Photo credit: Parsa Fatehi)
Dalam meyongsong tahun Baru kali ini 1435 H kita membutuhkan suatu Trush cara kita menyikapi , memutuskan dan bertindak future dengan positif believe bukan sekedar positif thinking saja.  Telah disitir jauh sebelumnya sebagaimana dikatakan Imam Ghozali Bukan pikiran namun rajanya Adalah Hati sentral dari decision, wisdom serta change. dan ini adalah powerful bila kita asah dan pertajam. Dalam segala aspek kehidupan kita, keyakinan kita yang total bukan yang parsial yang tidak dicampuri keragu-raguan sehingga kita lebih mantap menapaki Tahun Baru ini dengan segala tantangan disetiap sendi kehidapan kita pribadi, keluarga, berbangsa serta bernegara. 

Namun Perlu kiranya kita memformulasikan dengan regulasi yang tentunya mempunyai tahapan yakni 
  1. Minat adalah suatu fungsi jiwa untuk dapat mencapai sesuatu yang merupakan kekuatan di dalam dan tampak di luar sebagai gerak – gerik. Dalam menjalankan fungsinya minat berhubungan erat dengan pikiran dan perasaan. Manusia  memberi corak dan menentukan sesudah memilih dan mengambil keputusan. Perubahan minat memilih dan mengambil keputusan disebut keputusan kata hati. Heri (1998). 
  2. Atensi atau perhatian adalah pemrosesan secara sadar sejumlah kecil informasi dari sejumlah besar informasi yang tersedia. Informasi didapatkan dari penginderaaningatan maupun proseskognitif lainnya. Proses atensi membantu efisiensi penggunaan sumberdaya mental yang terbatas yang kemudian akan membantu kecepatan reaksi terhadap rangsang tertentu
  3. Desire adalah  feel or have a desire for; want strongly  merasakan atau memiliki keinginan untuk; ingin kuat atau usaha kelangsungannya atau kepemilikan, sebuah bersemangat ingin memperoleh ambisi positif.
  4. Trust is the trait of believing in the honesty and reliability of others .  Sifat yang percaya pada kejujuran martabat personal. Keseimbangan kepemilikan kepentingan yang konstruktif sebuah kontrol yang konsisten . 
Azakhana or Imambara Wazeer-un-Nisa Danishmand...
Azakhana or Imambara Wazeer-un-Nisa Danishmandan Image By Masoom Raza Taqvi (Sami)smrazataqvi@gmail.com (Photo credit: Wikipedia)
Kita bisa mencontohkan disini  sebuah perbedaan yang signifikan  yang membedakan antara trust dengan believe  yakni seperti halnya sebuah permainan sirkus. Ketika Pemain sirkus melakukan sebuah pertunjukan melewati sebuah tali seorang diri dengan selamat, maka penonton pun sangat yakin akan kemampuan sang sirkus kemudian dia melekukan dengan menaikkan temannya dibahunya lantas dia mencoba lagi dengan melawati seutas tali tersebut, apa reaksi penonton ? tentunya penonton yakin dan percaya akan kemampuan sang pemain sirkus tersebut.  Lantas tiba tiba sang pemain sirkus tersebut meminta para penonton untuk mencoba terlibat dengan mencoba tiga orang dibahunya untuk melewati tali tersebut , jika anda penontonnya apakah anda berani dan percaya akan melewati sutas tali tesebut? nah disinilah trust tadi sekedar percaya pada martabat personal seorang pemain sirkus Ternyata anda tidak mempercayainya dan meyakininya. Kaena anda adalah  Penonton (spektator) bukan player atau observer (keterlibatan) menyatu didalamnya. 
Maka begitulah kita senantiasa dalam kehidupan kita perlu keterlibatan secara nyata . Dalam beribadah pun kita harus dalam keterlibatan yang totality terlibat langsung dengan Allah baik itu dalam Solat, Haji, dll, sehingga psitif believe menjadi positif action dan hasilnya tentuknya kita dapatkan dari pengorbanan dalam pengertian yang telah kita lakukan yakni hijrah dan jihat. Artinya kita tidak sekedar tahu, kenal, akrab dengan makna diatas. tahu belum tentu kenal  dan kenal belum tentu akrab. disitulah Level hati bersemayam tempat kita mengakrabkan diri kepadanya dalam kehidupan hakiki. 
Menjadi sukses adalah baik tetapi menjadi bahagia adalah lebih baik lagi. Selamat Tahu Baru Islam  1435H. semoga bermanfaat.

Enhanced by Zemanta
Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Tahun Baru Hijriyah menuju Positif Believe"